Bandung. Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan memimpin Rapat Koordinasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang digelar di Lounge Room, Gedung Baladhika Kodiklatad, Senin (15/9/2025).
 
Turut hadir dalam rapat tersebut Ir Kodiklatad, Wair Kodiklatad, para Direktur Kodiklatad, Pabandokjuk Sdirdok, Pabanopsdik Sdirdik, Pabansismet Sdirlat, Pabanter Sdirum, Pabanjiandok Sdirjian dan Pabanren Sdirren Kodiklatad serta Tim BPK RI. Rangkaian acara diawali dengan paparan Direktur Perencanaan Kodiklatad Brigjen TNI Dr. Saripudin, S.Sos., M.Si. mengenai peran Kodiklatad dalam proses pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dilanjutkan dengan sesi diskusi dan diakhiri dengan penutup.
 
Kehadiran Tim BPK RI kali ini merupakan bagian dari pemeriksaan pendahuluan kinerja terkait pembentukan Yonif TP sebagai salah satu upaya strategis mendukung program ketahanan pangan nasional.
 
Dalam sambutannya, Komandan Kodiklatad menegaskan bahwa pemerintah tengah meninjau ulang kebijakan hukum pertahanan negara dengan menitikberatkan pada penguatan konsep pertahanan pulau besar. Konsep ini akan membawa reformasi organisasi TNI agar lebih selaras dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Lebih lanjut, Dankodiklatad menyampaikan bahwa pertahanan pulau besar menekankan pentingnya kemandirian setiap pulau dalam menjaga keamanan dan kedaulatan. Sejalan dengan itu, pembentukan Yonif TP diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan nasional sekaligus menjaga kedaulatan negara, baik di bidang pertahanan maupun ekonomi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan antara Kodiklatad dan BPK RI dapat semakin bersinergi dalam memperkuat efektivitas pembentukan Yonif TP, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkokoh pertahanan negara secara menyeluruh.

(Penerangan Kodiklatad)