Jakarta, Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan menghadiri pembukaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 yang dibuka secara resmi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, melalui Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, bertempat di Gedung Yos Soedarso, Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).

Latgabma SGS 2025 yang diikuti 6.501 personel dari berbagai negara ini menjadi salah satu latihan militer multinasional terbesar di kawasan Indo-Pasifik. Latihan digelar di beberapa lokasi strategis, antara lain Seskoal Jakarta, PMPP TNI di Bogor, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad di Baturaja, Sumatera Selatan serta Puslatpur Marinir IX di Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Sebanyak 13 negara turut mengirimkan pasukannya, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Brazil, Jepang, Republik Korea, Singapura dan Selandia Baru.

Dengan mengusung tema "Komando Gabungan Bersama Melaksanakan Operasi Gabungan Multinasional di Wilayah Jakarta, Lampung, Baturaja, dan Dabo Singkep, Dalam Rangka Memelihara Perdamaian Dan Menjaga Stabilitas Keamanan di Kawasan" SGS 2025 juga dihadiri oleh Kasad, Kasal, Kasau, pejabat tinggi TNI, pimpinan Komisi I DPR RI, pejabat Kemhan RI, serta Atase Pertahanan negara peserta.

Dalam sambutannya, Panglima TNI yang diwakili Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa latihan ini menjadi simbol persatuan, profesionalisme dan persahabatan antarbangsa.
"Merupakan kehormatan besar bagi saya selaku Panglima TNI serta atas nama seluruh prajurit TNI untuk menyambut kehadiran saudara-saudara sekalian para prajurit dari berbagai penjuru dunia," ujar Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Sementara itu, Komandan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat, Laksamana Samuel Paparo, menyampaikan apresiasinya terhadap TNI dan negara-negara peserta yang berperan aktif dalam latihan gabungan ini.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada 12 negara yang bergabung bersama Amerika Serikat dalam bermitra dengan Indonesia untuk menyelenggarakan Super Garuda Shield terbesar yang pernah

(Penerangan Kodiklatad)