Martapura. Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau langsung pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Titik Tinjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Rabu (3/9/2025).
Kegiatan strategis yang turut dihadiri para Kepala Staf Angkatan ini menjadi ajang pembuktian kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI bersama personel militer dari 17 negara sahabat. Latihan multinasional ini memperkuat komitmen kerja sama pertahanan, sekaligus menunjukkan kemampuan interoperabilitas TNI dengan mitra strategis dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan, Panglima TNI dan pejabat tinggi TNI lainnya serta para tamu undangan menyaksikan langsung rangkaian demonstrasi Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX), termasuk aksi penembakan presisi dan manuver udara, antara lain Cas Strafing oleh 2 pesawat F-16 TNI AU, penembakan roket HIMARS US, ASTROS TNI AD dan Vampire Marinir TNI AL serta penembakan dari helikopter serang AH-47 milik TNI AD dan US Army. Atraksi ini semakin mempertegas kesiapan tempur dan koordinasi antar matra maupun antar negara peserta.
Super Garuda Shield 2025 melibatkan ribuan personel militer dari 17 negara sahabat dengan fokus operasi gabungan di darat, laut, udara dan ruang siber. Latihan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan dan kerja sama pertahanan multilateral demi menjaga stabilitas keamanan kawasan.
(Penerangan Kodiklatad)