Bandung. Guna membangun kesiapan TNI AD dalam menghadapi perang digital dan perang kognitif serta menjawab tantangan perkembangan lingkungan strategis, Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., memimpin Diskusi Pelibatan Kecabangan dalam Perang Modern yang berlangsung di Ruang Rapat Ganesha Kodiklatad, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadan Kodiklatad, Ir Kodiklatad, Wair Kodiklatad, para Direktur Kodiklatad serta pejabat terkait dari Kotama dan Balakpus TNI AD. Pada kesempatan tersebut, Danpussenarmed, Danpussenarhanud, Danpuspenerbad dan Wakapuskomlekad memaparkan peran, kemampuan serta konsep pelibatan kecabangan masing-masing dalam mendukung operasi di medan perang modern. Diskusi juga menghadirkan narasumber dari PT. SAS Aero Sishan, Zairullah Azhar, S.T., M.Han., dan akademisi ITB, Dr.-Ing. Ediansjah Zulkifli, yang membahas perkembangan teknologi pertahanan serta tantangan dan kesiapan TNI AD dalam menghadapi dinamika peperangan modern yang semakin kompleks dan berbasis teknologi.

Diskusi ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan perspektif yang komprehensif mengenai transformasi doktrin serta pengembangan kemampuan TNI AD agar mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi pertahanan.

Dalam sambutannya, Dankodiklatad menegaskan bahwa dinamika perang modern menuntut TNI AD untuk terus beradaptasi, meningkatkan kapabilitas dan memperkuat sinergi antar kecabangan dalam menghadapi tantangan peperangan masa depan.

Melalui diskusi ini diharapkan terwujud sinergi dan kesamaan persepsi antar kecabangan dalam merumuskan konsep operasi yang adaptif dan berorientasi pada teknologi, sehingga TNI AD semakin siap menghadapi berbagai bentuk ancaman dan tantangan perang modern di masa mendatang.

(Penerangan Kodiklatad)

(Penerangan Kodiklatad)