Sejarah PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 12 October 2010 19:39
markaz

Perubahan organisasi dalam jajaran TNI AD merupakan upaya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan yang semakin dinamis, sehingga dapat meningkatkan kemampuan satuan untuk menyelenggarakan peran, tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pertahanan Negara. Sejalan dengan pemikiran tersebut, maka kebijakan tentang pengkajian terhadap perlunya pembentukan dan perubahan organisasi bertujuan agar dapat dicapai suatu organisasi yang Profesional, Efektif, Efisien dan Modern (PEEM) sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya lebih maksimal.

Keberhasilan dalam menyiapkan satuan TNI AD yang Profesional, Efektif, Efisien dan Modern (PEEM) pada prinsipnya ditentukan melalui suatu siklus pembinaan terpadu dan integratif terhadap fungsi-fungsi TNI AD, khususnya pada bidang Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AD. Namun pada kenyataannya masih terdapat berbagai permasalahan hasil pembinaan di lapangan yang menunjukkan kurang optimalnya dan kurang sinkronnya pelaksanaan pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AD selama ini.      Kodiklat TNI AD lahir diawali dengan didirikannya DIREKTORAT INFANTERI pada tanggal 29 Nopember 1950 sesuai dengan INSTRUKSI KASAD No: 98/KSAD/INSTR/1950. Sejalan dengan perkembangan jaman pada tahun 1951 dibentuklah DIREKTORAT PENDIDIKAN ANGKATAN DARAT yang disingkat DPAD.  

Sesuai keputusan KASAD No: 163 /KSAD/KPTS/1953 tanggal 13 September 1953 DIREKTORAT INFANTERI diubah menjadi INSPEKTORAT INFANTERI.

    Perjalanan organisasi dirasakan sangat sulit untuk menangani TNI AD, karena berasal dari bermacam-macam kecabangan. Maka pimpinan TNI AD pada saat itu memandang perlu untuk membentuk suatu wadah, kemudian pada tanggal 15 Juli 1956 diresmikanlah INSPEKTORAT DJENDERAL PENDIDIKAN DAN LATIHAN YANG DIKENAL DENGAN ITJENPL. Sejalan dengan diadakannya reorganisasi ditubuh TNI AD, tepatnya tanggal 15 Juli 1970 Koplat dilebur menjadi KOMANDO PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN ANGKATAN DARAT yang lebih dikenal dengan KOBANGDIKLAT, dimana KOBANGDIKLAT membawahi secara langsung pusat-pusat kecabangan, fungsi dan lembaga pendidikan kecuali AKMIL DAN SESKOAD.

Setelah terbitnya keputusan Pangab No: KEP/18/III/1984 tanggal 13 Maret 1984 diadakan likuidasi yang mana KOBANGDIKLAT diubah menjadi PUSAT PENGEMBANGAN SISTEM OPERASI disingkat PUSBANGSISOPS, yang merupakan badan pelaksana pusat yang khusus menangani pengembangan sistem operasi Matra darat atau yang bersifat antar kecabangan/fungsi serta pembinaan fungsi latihan di lingkungan TNI AD. Sesuai dengan kebutuhan dan pengembangan organisasi, maka pada tanggal 13 Maret 1989 dibentuklah PUSAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ( PUSBINDIK ). Tugas yang diemban PUSBANGSISOPS dan PUSBINDIK dipandang lebih efektif apabila dikoordinir menjadi satu. Maka pimpinan TNI AD pada tanggal 11 Nopember 1994 menerbitkan Keputusan Kasad No: Kep/3/XI/1994 tentang organisasi dan tugas KODIKLAT TNI AD. Melalui surat perintah kasad No : Sprin/230 /XI /1994 tanggal 29 Nopember 1994, maka ditandai dengan upacara Militer dilaksanakan peresmian pembentukan KOMANDO PEMBINA DOKTRIN PENDIDIKAN DAN LATIHAN TNI AD ( KODIKLAT TNI AD ).

Last Updated on Wednesday, 22 June 2011 03:04
 
KODIKLAT 2013