|
WAKASAD BERI PENGARAHAN KEPADA PAMEN DAN PATI JAJARAN KODIKLAT TNI AD |
|
|
|
|
Friday, 15 March 2013 04:05 |
|

Bandung - Bertempat di Aula Ganesha Makodiklat TNI AD jalan Aceh 50, Wakasad Letjen TNI Moeldoko, memberikan pengarahan kepada para Perwira Menengah dan Perwira Tinggi jajaran Kodiklat TNI AD. Mendampingi Wakasad Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Gatot Nurmantyo dalam pengantarnya menyampaikan kepada Wakasad bahwa dalam waktu yang relatif sangat singkat sejak menjabat Wakasad telah dua kali mengunjungi Kodiklat TNI AD, hal ini menunjukkan perhatian dan atensi yang cukup besar bagi Kodiklat TNI AD sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri juga bagi Kodiklat TNI AD guna memberi semangat bagi kami untuk berbuat yang terbaik.
Wakasad dalam pengarahannya menyampaikan bahwa diibaratkan tubuh manusia, maka Kodiklat TNI AD adalah jantung manusia yang tugasnya sangat vital untuk mendistribusikan darah dan seluruh energi yang dimiliki oleh Angkatan Darat. Pada kenyataannya seluruh instrumen dan paket pendidikan disalurkan melalui Kodiklat TNI AD, maupun Pusat Kesenjataan yang ada dibawah Kodiklat TNI AD. Oleh karena itu, Kodiklat TNI AD tidak boleh salah atau keliru dalam menjalankan tugas dan perannya. Wakasad mencontohkan pada saat seorang Prajurit menerima sebuah teori di pendidikan, maka teori ini akan terbawa secara terus menerus sampai akhirnya ia menjalankan tugasnya setelah mengikuti pendidikan. Oleh karena itu, setiap orang yang berada di Pusdik, harus memahami hal ini. Doktrin yang tidak sesuai dengan kebutuhan prajurit, apalagi salah atau keliru, tentu akan berdampak pada kinerjanya pada periode selanjutnya. Oleh karena itu, Wakasad mengarahkan agar setiap Personel yang ditempatkan di jajaran Kodiklat TNI AD adalah personel yang terpilih. (Jumat 15/03).
|
|
|
Ujian pertama Siswa Susgumil Pratama |
|
|
|
|
Friday, 15 March 2013 01:01 |
|

Cimahi - Seluruh Perwira Siswa Susgumil Pratama TA. 2013 melaksanakan ujian pertamanya dengan materi Pokok-pokok Binkur bertempat di ruang kelas. Dari jumlah seluruh siswa dibagi menjadi 4 bagian sehingga ujian dilaksanakan di 4 kelas yang berbeda. Kelas yang digunakan adalah ruang kelas B1, B2, B3 dan B4.
Materi Pokok-pokok Binkur dengan Gumil Letkol Inf David P. Pardede dan Mayor Inf Suyanto ini merupakan materi pendidikan Susgumil Pratama TA. 2013 yang diujikan pertama kali. Teknik ujian sendiri sedikit berbeda karena soal ujian ditampilkan lewat LCD Projector, sehingga Pasis langsung melihat soal ujian di depan kelas. Ujian dengan waktu 1 JP (45 menit) ini berjalan dengan lancar dan diawasi oleh tim pengawas serta perwakilan dari Staf Departemen dan Satdik. Pusdikpengmilum Kamis (14/03)
|
|
PENGARAHAN DANPUSDIKAJEN KODIKLAT TNI AD PADA PERTEMUAN PERSIT KCK RANTING VIII BS PUSDIKAJEN KODIKLAT TNI AD |
|
|
|
|
Monday, 11 March 2013 03:03 |
|

Lembang - Persit Kartika Chandra Kirana Ranting VIII BS Pusdikajen Kodiklat TNI AD mengadakan pertemuan rutin bulanan di Gd. Parahyangan Pusdikajen Kodiklat TNI AD. Pertemuan ini diikuti oleh hampir seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting VIII BS Pusdikajen Kodiklat TNI AD.
Pada kesempatan kali ini, Danpusdikajen Kodiklat TNI AD, Kolonel Caj Sulistiyono, S.Sos. menyempatkan diri untuk memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Persit termasuk kepada seluruh Organik Pusdikajen Kodiklat TNI AD. Beliau menyampaikan apa yang menjadi penekanan Kasad pada kegiatan pengarahan yang dilaksanakan di Secapa AD beberapa waktu yang lalu.
|
|
Last Updated on Monday, 11 March 2013 03:14 |
|
Monday, 11 March 2013 01:21 |
|

Lembang - Kegiatan Uji Terampil Perorangan (UTP) yang berlangsung sejak Selasa, 5 Maret 2013 hampir menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan. Seluruh personel Bintara / Tamtama Pusdikajen Kodiklat TNI AD mampu menyelesaikan setiap persoalan yang diberikan oleh tim penguji.
Pos-pos pengujian yang tersebar di sekitar lingkungan Pusdikajen Kodiklat TNI AD didatangi secara bergiliran oleh personel Ba/Ta Pusdikajen Kodiklat TNI AD. Terdapat beberapa Pos Pengujian seperti Pos Pengmildas, Niksarbak, lempar granat, kesehatan dll.
Pada dasarnya personel Ba/Ta Pusdikajen Kodiklat TNI AD sudah mampu melaksanakan kegiatan UTP ini dengan baik dan benar. Hanya diperlukan sedikit tambahan agar kedepannya bisa menjadi lebih baik. Kegiatan UTP ini rencananya akan ditutup pada hari Sabtu, 9 Maret 2013 untuk kemudian akan dilakukan evaluasi oleh tim penguji atas hasil yang didapatkan oleh personel Ba/Ta Pusdikajen Kodiklat TNI AD. Pusdikajen Jumat (08/3)
|
|
Last Updated on Monday, 11 March 2013 01:44 |
|
JAGA EMOSI DAN JANGAN BERTINDAK ANARKIS |
|
|
|
|
Friday, 08 March 2013 06:17 |
|
Bandung - Menyikapi kejadian yang menonjol di Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) terkait pengrusakan Polres OKU oleh prajurit Batalyon Armed 15/76 Tarik tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut dapat terjadi di lingkungan Kodiklat TNI AD. Untuk mengantisipasi hal tersebut Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayjen TNI Mulyono mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Makodiklat TNI AD tentang kejadian tersebut sesaat setelah selesai melaksanakan aerobic di lapangan upacara Makodiklat TNI AD. Jumat (8/3).
Wakil Komandan menekankan kepada seluruh anggota Kodiklat TNI AD agar selalu menjaga emosi dan jangan mudah terprovokasi terhadap tindakan Anarkis seperti yang terjadi di Kabupaten OKU. Tindakan tersebut tidak ada untungnya sama sekali dan akan mencederai organisasi, merusak citra TNI serta merugikan diri sendiri.
|
|
Kibarkan Merah Putih Dalam Seluruh Jiwa Setiap Anak Bangsa |
|
|
|
|
Thursday, 07 March 2013 08:43 |
|

Bandung - Komandan Kodiklat TNI AD, Letnan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, memberikan pembekalan kepada Peserta Penataran Kader Organisasi Tingkat Purna (Takorna) Angkatan XIII Tahun 2013 Generasi Muda FKPPI di Markas Wing III Kopaskhas Lanud Sulaeman Bandung. Saat mengawali pembekalannya, Dankodiklat mengingatkan tentang bagaimana pentingnya persatuan bangsa, mengingat selama lebih dari 300 tahun kita dijajah dan melakukan perlawanan tetapi masih bersifat kedaerahan maka kemerdekaan sulit tercapai. Namun setelah tanggal 28 Oktober 1928, hanya dengan kurang dari 20 tahun perjuangan, bangsa Indonesia mampu bangkit dan merdeka. Dengan momentum kebangkitan nasional, mengingatkan kita betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Lebih lanjut Dankodiklat mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia sangatlah luas dengan beragam suku bangsa dan agama, namun itu adalah anugerah Tuhan bukan untuk dipertentangkan.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 8 of 14 |