Bandung. Dalam rangka pengusulan anggaran guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Satker/Subsatker di lingkungan Unit Organisasi (U.O) TNI AD sebagai bagian dari Kementerian/Lembaga (K/L) Kemhan dibutuhkan adanya suatu dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang dilengkapi dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pabanrenproggar Sdirren Kodiklatad Kolonel Inf Dwi Mayanto, S.E. memimpin kegiatan Sosialisasi Penyusunan TOR dan RAB serta Rencana Kebutuhan Anggaran Satker dan Subsatker jajaran Makodiklatad di Gedung Aula Moch. Toha Makodiklatad. Selasa (27/7/2021).


Kerangka Acuan Kerja merupakan penjelasan terkait kegiatan yang diusulkan untuk dikerjakan pada tahun berikutnya. Dokumen ini dilengkapi dengan Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan yang diusulkan tersebut dalam rangka memperoleh output yang diharapkan. Dokumen inilah yang nantinya akan dijadikan acuan saat mengusulkan Rencana Kebutuhan Satker/Subsatker. Sementara itu, Rencana Kebutuhan adalah himpunan seluruh kegiatan yang diusulkan untuk dikerjakan oleh Satker pada tahun yang akan datang guna mendukung tugas pokok dan Fungsi U.O. TNI AD maupun K/L Kemhan, sesuai Perdirjen Renhan pasal 1 nomor 02 tahun 2020. Dokumen ini diusulkan secara berjenjang kepada Kemenkeu melalui Staf Perencanaan dan Anggaran TNI AD.


Dalam sambutan Dirren Kodiklatad Brigjen TNI R. Edi Setiawan, S.H. yang dibacakan oleh Pabanren disampaikan bahwa Term Of Reference (TOR) atau Kerangka Acuan Kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan dokumen yang harus dibuat dan disusun oleh Satker pada saat pengajuan RKA, dokumen ini menginformasikan gambaran umum dan penjelasan mengenai keluaran kegiatan yang akan dicapai sesuai dengan tugas dan fungsi K/L yang memuat latar belakang, penerima manfaat, strategi pencapaian dan biaya yang diperlukan. TOR juga berisi tentang penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, dimana, bagaimana dan berapa perkiraan biaya suatu kegiatan. Adapun RAB sebagai data dukung TOR sebagai penjabaran lebih lanjut dari unsur perkiraan biaya dalam rangka pencapaian output kegiatan dalam TOR.

Masing-masing kegiatan tersebut disosialisasikan oleh Letkol Cku Tri Widiasih dan Lettu Inf Asep selaku pemapar dari Sdirren Kodiklatad.

(Penerangan Kodiklatad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *