Jakarta. Latma Garuda Shield-15/2021 antara TNI AD dan US Army sukses digelar dan memberikan pengalaman berharga baik bagi penyelenggara maupun pelaku latihan, akan tetapi terdapat beberapa evaluasi yang bermanfaat untuk penyelenggaraan kegiatan sejenis di masa yang akan datang sekaligus sebagai bahan saran dan masukan bagi komando atas. Komandan Kodiklatad, Letnan Jenderal TNI AM. Putranto, S.Sos. selaku Komandan Latihan Garuda Shield-15/2021 memaparkan Evaluasi Latma Garuda Shield-15/2021 kepada Wakasad, Letjen TNI Bakti Agus Fadjari di Aula AH. Nasution, Mabesad. Jumat (10/9/2021).



 

Pada sambutannya, Wakasad menyampaikan ucapan selamat kepada Dankodiklatad dan seluruh penyelenggara Garuda Shield-15/2021 yang telah sukses menyelenggarakan Latma terbesar sepanjang sejarah TNI AD. Selanjutnya beliau berharap evaluasi yang akan dipaparkan dapat menjadi bahan masukan yang bersifat membangun bagi TNI AD dalam menyempurnakan doktrin dihadapkan dengan realisme tugas di lapangan.



 

Kepada Wakasad dan peserta rapat Dankodiklatad selanjutnya secara sistematis memaparkan evaluasi dari penyelenggaraan latma Garuda Shield-15/2021 mulai dari tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan hingga pengakhiran.



 

Pokok evaluasi tahap perencanaan adalah manfaat yang didapat dari rangkaian rapat perencanaan yang bertahap bertingkat dan berlanjut yaitu Concept Development Workshop (CDW), Initial Planning Conference (IPC), Middle Planning Conference (MPC), dan Final Planning Conference (FPC) yang dilanjutkan dengan paparan kesiapan kepada Kasad. Pada tahap persiapan dibahas mengenai kerja sama baik antara institusi militer maupun stakeholder lain yang terlibat khususnya menjelang kedatangan personel dan logistik serta alutsista milik US Army. Memasuki tahap pelaksanaan Dankodiklatad memaparkan evaluasi teknis dari masing-masing materi latihan yang dilanjutkan pada tahap pengakhiran dimana beliau menyampaikan hal-hal yang terkait dengan kepulangan unsur US Army di tiga daerah latihan.

 

Paparan Dankodiklatad dilanjutkan dengan point lesson learned yang dapat dimanfaatkan bagi TNI AD dan saran kepada komando atas terkait bidang doktrin dan pemenuhan kebutuhan Alkapsus satuan TNI AD guna meningkatkan kualitas latihan serta rencana pengembangan Puslatpur Kodiklatad.

 

Diketahui bahwa Latma Garuda Shield-15/2021 diikuti oleh 1.018 personel US Army dan 1.898 personel TNI AD di tiga daerah latihan secara serentak yaitu di Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Amborawang Balikpapan dan Makalisung Manado mulai tanggal 1 s.d. 14 Agustus 2021. Adapun materi latihan sebagai berikut:

 

-           Staff Exercise (Staffex)

-           Joint Combined Exercise Training (JCET)

-           Garuda Airborne

-           Beach Landing

-           Live Fire Exercise (LFX)

-           Field Training Exercise (FTX)

-           Medical Exercise (Medex)

-           Combined Armed Life Fire Exercise (CALFEX)

-           Aviation

 

Dapat diambil kesimpulan bahwa latihan ini sukses dilaksanakan dengan zero accident dan telah menumbuhkan persahabatan, asas saling menguntungkan dan memberikan pengetahuan baru. Latma ini juga membawa dampak positif pada kerja sama pertahanan TNI AD dimana setelah pelaksanaan Latma Garuda Shield-15/2021 terdapat banyak negara di kawasan Indo Pasifik yang menawarkan kerja sama latihan dengan TNI AD, hal ini memperlihatkan posisi strategis TNI AD sebagai kekuatan matra darat yang diperhitungkan di kawasan.

 

Hadir pada acara ini Irjenad, Koorsahli Kasad, Pangkostrad, Danpuspomad, Danpussenif, Pangdam II/Swj, Pangdam VI/Mlw, Pangdam XII/Mdk, para Asisten Kasad, Danjen Kopassus dan Danpuspenerbad serta para Kabalakpus TNI AD.

 

(Penerangan Kodiklatad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *