Batujajar. Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak proklamasi kemerdekaan, Indonesia akan memiliki kekuatan komponen cadangan (Komcad) yang terdidik dan terlatih serta siap dimobilisasi kapan dan dimana saja untuk mendukung pertahanan negara. Dankodiklatad, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos. mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 2.499 siswa dan siswi Komcad di Lapangan Hitam Pusdiklatpassus, Batujajar. Rabu (6/10/2021)


Tiba di Mako Pusdiklatpassus, Menhan RI menerima Jajar Kehormatan dan dilanjutkan dengan menyaksikan penampilan yel-yel yang penuh semangat dari siswa Komcad. Selanjutnya Menhan memberikan pengarahan kepada para siswa yang memiliki latar belakang beragam dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Kepada para siswa, Menhan RI menyampaikan kebanggaannya karena esok hari sejarah akan mencatat untuk pertama kalinya negara Indonesia akan memiliki komponen cadangan yang nyata, terdidik dan terlatih serta siap kapan saja untuk dimobilisasi untuk pertahanan dan keamanan negara. 


Menhan RI kemudian menjelaskan kepada para siswa tentang betapa pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang sangat kaya akan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Beliau kemudian menjelaskan sejarah upaya penyelenggaraan pembentukan Komcad yang sebenarnya sudah memiliki dasar hukum yang kuat yakni UUD 1945 pasal 30 tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Bela Negara, UU no 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara serta UU No 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.

Pada kesempatan ini juga Menhan RI secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Dankodiklatad atas peran sertanya dalam mewujudkan dan mempersiapkan program latihan dasar Komcad ini. Diketahui bahwa sebelumnya dilaksanakan pendidikan dan latihan Komcad ini Kodiklatad telah menyelenggarakan Pembekalan Training of Trainer Komponen Cadangan yang dibuka pada tanggal 7 Juni 2021 yang lalu. Selain itu juga Dankodiklatad pun ditunjuk langsung oleh Menhan RI untuk melaksanakan asistensi dan pengawasan dalam rangka pendidikan dan latihan Komcad ini. 

Siswa dan siswi Komcad sebelumnya telah melaksanakan latihan dasar selama tiga bulan yang diselenggarakan di beberapa tempat di antaranya Rindam Jaya, Rindam III/Slw, Rindam IV/Dip, Rindam V/Brw dan Rindam XII/Tpr, selanjutnya mereka mengikuti Latihan Pembulatan di Pusdiklatpassus. Selain itu tergabung pula 591 orang mahasiswa-mahasiswi Universitas Pertahanan RI yang melaksanakan Diksarmil sebagai Komcad. Semua peserta didik dibekali dengan kemampuan dasar militer di antaranya kemampuan menembak tingkat pratama, permildas, navigasi darat, dll. Pendidikan dasar Komcad ini akan ditutup secara resmi oleh Presiden RI, Bapak Ir. H Joko Widodo pada tanggal 7 Oktober 2021 dan kegiatan ini akan dihadiri oleh 28 perwakilan negara sahabat.

Turut hadir Dirjen Pothan RI, Pangdam III/Slw, Danjen Kopassus, Rektor Unhan RI dan Danpusdiklatpassus.

(Penerangan Kodiklatad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *