Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bertemu Gubernur Jawa Barat

Bandung.  Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Gatot Eddy Pramono mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk melakukan orientasi terhadap perkembangan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Provinsi Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwal Kamil menyampaikan Jawa Barat memiliki lima prinsip dalam menangani pandemi.

“Izin Bapak Kasad dan Wakapolri, saya, Bapak Pangdam dan Kapolda Jabar akan menjadi relawan vaksin Covid-19. Kalau berhasil saya akan memberikan testimoni mengenai prosesnya, kalaupun gagal saya akan bertanggung jawab,” ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat.

Selain itu, Ridwan Kamil juga memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pemulihan ekonomi Jawa Barat. Ia mengatakan pertanian, perikanan, dan peternakan di Jawa Barat tumbuh di atas 9% di masa pandemi. Hal tersebut menunjukkan bahwa Covid-19 tidak mempengaruhi industri pangan.

Ridwan Kamil juga meminta dukungan untuk penyediaan PCR atau memberikan anggaran untuk bisa melakukan tes PCR melalui lembaga swasta yang menyediakan.

“Jawa Barat saya laporkan pengetesan sudah tertinggi kedua setelah Jakarta namun karena dilihatnya masih pakai persentase karena penduduknya besar 50 juta, persentase kami masih terlihat kurang maksimal,” ujar Ridwan Kamil.

Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan akan terus melakukan komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan perkembangan terbaru setiap penanganan yang dilakukan terhadap provinsi Jawa Barat.

“Intinya kami dari tim pelaksana ini ingin orientasi dan mendapatkan update terakhir tentang situasi penanganan Covidnya di daerah, tapi memang kan tiap daerah punya variabel yang berbeda-beda jadi tidak bisa juga kita langsung mengambil kesimpulan tentang kebijakan,” ujar Kasad Andika Perkasa.(Dispenad)