MAYJEN TNI ANDIKA PERKASA, S.E., M.A., JABAT KOMANDAN KODIKLAT ANGKATAN DARAT Print
Thursday, 18 January 2018 02:13

          Tijab_1 Tijab_2

     Jakarta. Pergantian pejabat yang kita laksanakan ini melalui proses yang wajar dan alamiah sebagai sebuah upaya untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta menjaga keberlangsungan kinerja organisasi.  Prosesi upacara sertijab tersebut digelar di Markas Besar Angkatan Darat, Senin (15/1). Mayjen TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., resmi menjabat Dankodiklatad menggantikan Letjen TNI Agus Kriswanto.

     Lebih lanjut Kasad menyampaikan bahwa Kodiklat TNI AD sebagai Komando Utama Pembina Doktrin Pendidikan dan Latihan, merupakan Lembaga Pendidikan TNI AD yang memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk dan mengembangkan Sumber Daya Manusia Prajurit yang memiliki kompetensi, serta karakter yang kuat dan didukung oleh penguasaan teknologi serta wawasan yang memadai agar adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis.

     Oleh karena itu, Dankodiklatad mengemban tanggung jawab yang berat untuk merumuskan pola pendidikan berbasis karakter. Kita harus mau dan mampu mengubah persepsi bahwa tingkat keberhasilan dalam pendidikan  tidaklah seharusnya hanya diukur dari angka-angka capaian pengetahuan dan keterampilan, melainkan lebih ditekankan pada perubahan sikap perilaku atau karakter yang sebenarnya..

     Diakhir amanatnya Kasad mengingatkan bahwa pada tahun 2018 merupakan tahun politik, karena pada tahun ini akan dilaksanakan Pilkada Serentak di 171 Daerah  yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Ini merupakan momentum strategis yang kembali akan menguji persatuan dan kesatuan Bangsa kita yang sempat menghadapi goncangan seiring dengan Pilkada 2017 yang lalu.

     Sejak Reformasi TNI digulirkan pada tahun 1998, TNI telah bertekad untuk tidak lagi berperan di ranah politik praktis, dan sampai saat ini Netralitas TNI telah teruji dengan tidak adanya keinginan TNI untuk berpolitik praktis. Netralitas TNI telah menjadi Jiwa, Nafas dan Sikap yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit TNI AD dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, netralitas bagi TNI AD telah final dan tidak perlu diperdebatkan ataupun diragukan kembali. Tegas Kasad (Penerangan Kodiklatad).