MAKODIKLATAD PERINGATI HUT KE-73 TNI PDF Print E-mail

          HUT_2 HUT_1

     Bandung, Upacara Peringata Hari Ulang Tahun ke-73 Tentara Nasional Indonesia diperingati secara serentak dari sabang sampai Meroke secara sederhana namun khidmah.  Pelaksanaan upacara di Makodiklat Angkatan Darat dilaksanakan di lapangan upacara Makodiklat Jl. Aceh 50 Bandung dengan inspetur upacara Direktur Umum Kodiklatad Brigjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. Jum’at (5/10).

     Upacara Peringata Hari Ulang Tahun ke-73 Tentara Nasional Indonesia tahun ini mengambil Tema “Profesional TNI untuk Rakyat” yang mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenyan melalui berbagai bidang semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

     Dalam amanatnya Panglima TNI yang dibacakan oleh Dirum Kodiklatad mengajak untuk sejenak memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar meringankan beban yang menimpa saudar-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi dan tsunami, semoga kekuatan dan ketabahan menyertai saudara-saudara kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagaimana sedia kala.

     Lebih lanjut Panglima mengatakan TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu untuk meringankan beban yang diderita saudara-saudara kita. Hal ini merupakan bentuk profesionalisme TNI untuk Rakyat.

     Dalam amanat lanjutannya Panglima TNI menyampaikan tantangan TNI di masa depan yang semakin komplek. Perkembangan politik, ekonomi dan teknologi gloibal, telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru. Perang tidak lagi terbatas namun telah menjadi tidak terbatas masuk ke berbagai dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, perang hukum, perang Siber, perang opini dan bahkan akhir-akhir ini kita menyaksikan adanya perang mata uang di berbagai negara.

     Era perang kinetik bergeser kearah perang digital, non-letal tapi tetap menimbulkan dampak sangat merugikan bagi kehidupan masyarakat bernegara. Konsep-konsep inipun menguburkan filosofi perang konvensional, selain melahirkan dimensi-dimensi perang palagan baru, juga menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi dimasa damai.

     Selain tugas yang dihadapi tersebut, TNI juga mempunyai tugas yang tidak kalah pentingnya adalah membantu pemerintah dalam mengatasi aksi terorisme, penegakkan hukum di laut, pengamanan wilayah negara serta terlibat dalam pengamanan even-even strategis nasional dan internasional. Tantangan yang juga perlu mendapat perhatian adalah hirup pikuk kehidupan politik dan demokrasi bangsa Indonesia. Namun demikian diharapkan proses demokrasi tersebut tidak menimbulkan ancaman disintegrasi bangsa.(Penerangan Kodiklatad)

 

Add comment


Security code
Refresh

Valid XHTML | Template Design LernVid.com and ah-68