Validasi Organisasi Pusdikkowad Wujudkan Kualitas Prajurit Wanita Lebih Profesional

Bandung. Salah satu bagian yang tidak terlepas dari tubuh TNI Angkatan Darat adalah keberadaan Korps Wanita Angkatan Darat atau disingkat Kowad. Bertempat di ruang Rapat Ganesha Makodiklatad, Rapat Uji Teori II Validasi Organisasi Pusat Pendidikan Kowad digelar dan dipimpin langsung Komandan Kodiklat TNI AD, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Kamis (4/6/2020).

Rapat UT II yang dilaksanakan secara virtual melalui Video Conference ini, membahas tentang validasi organisasi Pusdikkowad sebagai unsur pelaksana di tingkat Kodiklatad yang berkedudukan langsung dibawah Kodiklatad. 

Dalam sambutannya Dankodiklatad menyampaikan bahwa perubahan Orgas Pusdikkowad dilatarbelakangi adanya kebijakan Pimpinan TNI tentang penyelenggaraan pendidikan. Seperti pendidikan pertama (Dikmapa) Wanita TNI dan pendidikan pembentukan perwira (Diktukpa) Wanita TNI AD yang semula dilaksanakan di Pusdikowad akan dikembalikan kepada Lembaga Kekuasaan Teknis (LKT) masing-masing.

Putranto mengatakan dengan adanya kebijakan ini tentunya memerlukan penyesuaian tugas dan tanggung jawab serta penataan susunan organisasi kembali, dengan harapan bahwa Orgas Pusdikkowad dapat berjalan secara lebih proporsional, profesional, efektif, dan efisien.

Wadan Pusdikkowad, Letkol Caj (K)  Dra Diah Laksanawati menyampaikan bahwa saat ini organisasi Pusdikkowad belum tertata secara tepat dan aktual sesuai dengan konsep proportional growth dan right sizing, sehingga dibutuhkan peninjauan kembali terhadap perumusan hakekat tugas yang ada, kemampuan dan batas kemampuan, penataan personel dan materiil serta distribusi beban tugas yang diemban.

Dikatakan Diah, bahwa kedepannya tidak menutup kemungkinan beberapa jabatan di Pusdikowad akan dijabat oleh Prajurit Pria, karena pada awal berdirinya Komandan Pusdikkowad juga pernah dipimpin oleh Pria.

“Dalam orgas yang baru ini, beberapa jabatan yang kami usulkan dapat diisi oleh Prajurit Pria, dengan harapan bergabungnya Prajurit Pria sebagai pelatih di Pusdikkowad dapat memberi warna baru pada hasil keluaran prajurit wanita yang profesional dan memiliki militansi serta dedikasi yang tinggi kepada TNI AD”, pungkasnya. (Penerangan Kodiklatad)

Read More
Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XV Pussenarhanud gelar acara pemberian bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak rentan terdampak covid-19

Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XV Pussenarhanud PG Kodiklatad Ny. Susilowati Nisan Setiadi selenggarakan acara pemberian bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak rentan terdampak covid-19 pada Rabu 4 Juni 2020 bertempat di Kantor Pos Yandu Pussenarhanud Jalan Sriwijaya Cimahi.

Selama ini pemenuhan bantuan-bantuan yang sifatnya umum seperti sembako sudah terlaksana. Namun, untuk bantuan yang sangat spesifik yang diberikan hari ini fokus diberikan bagi perempuan dan anak.

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XV Pussenarhanud PG Kodiklatad dalam meringankan beban khususnya para perempuan dan anak rentan terdampak Covid-19 serta kebijakan pembatasan social berskala besar. Tentunya ini merupakan salah satu contoh yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas baik pemerintah, dunia usaha, tokoh adat dan agama, bahwa di luar sana yang dibutuhkan masyarakat tidak hanya kebutuhan pokok saja tetapi ada kebutuhan spesifik baik untuk kebutuhan tumbuh kembang anak maupun kebutuhan spesifik kesehatan bagi perempuan.

Pemenuhan kebutuhan spesifik anak ditujukan bagi 3 kelompok, yakni anak usia 0-2 tahun, anak usia 3-4 tahun dan anak usia 5-17 tahun. Pemberian pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak, juga menjadi bagian dari Gerakan #BERJARAK (Bersama Jaga Keluarga Kita) yang telah diinisiasi Kemen PPPA sejak Maret 2020, dan hingga hari ini telah dilaksanakan di 28 provinsi dan 382 kabupaten/kota. Gerakan #BERJARAK meliputi 10 Aksi, yakni Tetap di rumah, Hak perempuan dan anak terpenuhi,  Alat perlindungan diri tersedia,  Jaga diri, keluarga, dan lingkungan,  Membuat tanda peringatan,  Menjaga jarak fisik,  Mengawasi keluar masuk orang dan barang, Menyebarkan informasi yang benar, Aktivasi media komunikasi online dan Aktivasi rumah rujukan.(Penpussenarhanud).

Read More
DANPUSSENARHANUD KUNJUNGI INDUSTRI KOMPONEN UTAMA ALUT SISTA TNI

Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) Mayjen TNI Nisan Setiadi S.E, melakukan kunjungan ke PT. Len Industri  (Persero)  Jalan Raya Subang Sukamurang KM 12 Cibogo Subang Jawa Barat pada Rabu 3 Juni 2020. Dalam kunjungannya Danpussenarhanud didampingi Direktur Kesenjataan ( Dirsen ) Pussenarhanud Brigjen TNI Dedi Solihin dan  disambut oleh Direktur Operasi II PT Len Industri ( Persero ) Ir. Adi Sufiadi Yusuf A, M.Eng.

Selain kegiatan silaturahmi Danpussenarhanud dalam kunjungan tersebut juga ingin melihat secara langsung serta melakukan peninjauan fasilitas perakitan Rudal Starstreak yang sekarang ini digunakan oleh satuan satuan Arhanud TNI AD. Untuk diketahui, PT Len Industri (Persero) merupakan salah satu industri yang menjadi komponen utama dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi II PT. Len Industri  (Persero) menyampaikan kesiapannya dalam mendukung kemandirian alutsista TNI, termasuk dengan rencana pembangunan dan pengembangan bisnis pertahanan di PT. Len Industri. “Hingga kini produk pertahanan Len sudah running well dan telah diaplikasikan ke berbagai alat pertahanan yang digunakan oleh TNI,” sebutnya. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungannya terhadap pengembangan industri pertahanan nasional serta terus mengaplikasikan produk unggulan PT. Len Industri dalam sistem pertahanan Republik Indonesia. (Penpussenarhanud)

Read More